Tentang Klien
AHA Centre (ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on Disaster Management) adalah organisasi antar-pemerintah yang didirikan oleh 10 Negara Anggota ASEAN. Tujuan utamanya adalah memfasilitasi kerja sama dan koordinasi penanggulangan bencana dan tanggap darurat di antara Negara Anggota ASEAN, serta dengan PBB dan organisasi internasional.
Permasalahan
AHA Centre menghadapi sejumlah tantangan dalam pengelolaan data hibah dan kemitraan. Pencatatan yang masih dilakukan secara manual menyebabkan fragmentasi data, yang berakibat pada informasi tidak terpusat, sulit diakses, dan rentan terhadap kesalahan, termasuk potensi duplikasi atau hilangnya data krusial.
Kondisi ini menghambat kemampuan manajemen untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai status hibah, kemitraan, dan aliran dana, yang esensial bagi pengambilan keputusan strategis yang efektif. Selain itu, proses-proses operasional seperti persetujuan, pemantauan, dan pelaporan menjadi kurang efisien dan memakan waktu, dikarenakan ketergantungan pada prosedur manual dan ketiadaan standarisasi komunikasi.
Solusi yang Diberikan Mostar Studio
Mostar Studio menghadirkan Grant and Partnership Management Portal berbasis web yang terintegrasi. Web ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan kompleks AHA Centre. Ini menjadi pusat informasi tunggal bagi seluruh data hibah dan kemitraan, menghilangkan metode pencatatan manual yang tersebar, sehingga data menjadi akurat dan mudah diakses. Ini secara efektif menghilangkan inefisiensi pencatatan manual dan risiko kesalahan data, sekaligus menjamin aksesibilitas dan akurasi informasi bagi seluruh stakeholder yang berwenang.
Hal ini guna memastikan transparansi operasional dan akuntabilitas penuh melalui pelacakan data yang akurat dan kemampuan audit yang built-in. Dengan fitur automasi proses bisnis sistem ini akan mempercepat alur kerja, dari inisiasi hingga pelaporan, sekaligus mengurangi risiko kesalahan manusia. Hasilnya adalah peningkatan signifikan dalam efisiensi, memungkinkan AHA Centre untuk fokus pada misi intinya dalam penanggulangan bencana dengan dukungan manajemen yang lebih optimal.
