Get a Quote
day-office-travel-agency (1)

7 Ciri Website Usang & Butuh Desain Ulang, Periksa Sekarang!

Pernahkah Anda membuka sebuah situs web dan langsung merasa seperti kembali ke awal tahun 2000-an? Warna-warni aneh, tata letak yang berantakan, atau loading yang tak kunjung selesai? Jangan-jangan, pengunjung merasakan hal yang sama saat mampir ke situs Anda.

Situs web adalah kartu nama virtual bisnis atau brand Anda. Sama seperti tren mode yang berubah, desain dan fungsionalitas situs web juga berkembang pesat.

Situs web yang tidak diperbarui secara berkala tidak hanya terlihat usang, tetapi juga dapat merugikan reputasi, kredibilitas, dan bahkan keuntungan Anda. Maka dari itu, mari kita pelajari tanda-tanda bahwa situs web Anda sudah “kedaluwarsa” dan mendesak untuk segera didesain ulang!

1. Desain Visual Ketinggalan Zaman

Ini mungkin ciri yang paling jelas dan langsung terlihat. Jika situs web Anda masih menggunakan desain kotak-kotak, warna yang mencolok atau pudar, font yang sulit dibaca, background dengan pola yang rumit, atau gambar berkualitas rendah, kemungkinan besar itu sudah usang.

Tren desain web modern cenderungnmengarah pada nilai estetika yang bersih, minimalis, penggunaan ruang kosong yang efektif, tipografi yang modern dan mudah dibaca, serta video/gambar berkualitas tinggi dan responsif.

Situs yang ketinggalan zaman memberikan kesan bahwa bisnis Anda juga kurang peduli terhadap inovasi atau kualitas.

2. Tidak Responsif (Tidak Ramah Seluler)

Saat ini, sebagian besar pengguna internet mengakses situs web melalui perangkat seluler seperti smartphone dan tablet. Situs web yang tidak responsif adalah kesalahan fatal.

Artinya, situs Anda tidak secara otomatis menyesuaikan tata letak, ukuran gambar, dan teksnya agar pas dengan ukuran layar yang berbeda. Akibatnya, pengguna seluler harus melakukan pinch-to-zoom (mencubit untuk memperbesar) dan scroll secara horizontal untuk melihat seluruh konten.

Hal ini tidak hanya meningkatkan bounce rate (tingkat pentalan) karena pengguna cepat-cepat meninggalkan situs, tetapi juga merugikan peringkat SEO Anda di Google.

Mesin pencari memprioritaskan situs yang mobile-friendly, jadi jika situs Anda tidak responsif, Anda kehilangan potensi lalu lintas organik yang sangat besar.

3. Kecepatan Loading yang Lambat

Dalam dunia internet, waktu adalah segalanya. Riset menunjukkan bahwa sebagian besar pengguna akan meninggalkan situs jika waktu loading-nya melebihi 3 detik.

Jika situs Anda butuh waktu lebih lama dari itu untuk memuat sepenuhnya, Anda akan kehilangan banyak calon pelanggan atau pembaca bahkan sebelum mereka melihat konten Anda.

Kecepatan loading yang buruk bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti gambar yang terlalu besar, code yang tidak teroptimasi, server hosting yang lambat, atau terlalu banyak plugin.

Google dan pengguna sama-sama membenci situs yang lambat. Selain pengalaman pengguna yang buruk, kecepatan loading juga menjadi faktor penting dalam algoritma peringkat SEO Google.

Situs yang cepat akan mendapatkan prioritas lebih tinggi, sementara situs yang lambat akan tergeser ke bawah.

4. Navigasi yang Rumit atau Tidak Jelas

Pengguna harus bisa menemukan informasi atau produk yang mereka cari dengan mudah dan cepat. Jika menu navigasi situs Anda berantakan, terlalu banyak pilihan, menggunakan label yang membingungkan, atau tersembunyi di lokasi yang tidak biasa, pengunjung akan merasa tersesat dan kebingungan.

Mereka tidak akan mau menghabiskan waktu untuk mencari-cari. Desain ulang situs harus selalu berfokus pada pengalaman pengguna (UX) yang intuitif dan mulus.

Struktur navigasi yang logis, menu yang jelas dan mudah diakses, serta breadcrumb atau tautan internal yang membantu pengguna mengetahui posisi mereka dalam situs, adalah kunci untuk menjaga pengunjung tetap berada di situs Anda dan menemukan apa yang mereka butuhkan.

5. Konten Tidak Terkini atau Tidak Relevan

Situs web bukan hanya tentang tampilan, tetapi juga tentang informasi yang disajikan. Jika informasi di situs Anda sudah usang, tidak akurat, tidak lagi mencerminkan penawaran produk atau layanan terbaru Anda, atau bahkan berisi tautan yang rusak (broken links), ini adalah tanda bahaya besar.

Konten yang tidak relevan menunjukkan bahwa bisnis Anda tidak aktif atau tidak peduli untuk memberikan informasi terkini kepada audiens.

Situs web yang aktif, dengan blog yang diperbarui secara rutin, informasi produk yang akurat, testimoni terbaru, dan berita perusahaan, menunjukkan bahwa Anda peduli dengan pelanggan dan terus berkembang.

Konten segar dan relevan juga sangat penting untuk SEO, karena mesin pencari cenderung memprioritaskan situs dengan informasi yang paling up-to-date.

6. Minimnya Interaksi atau Call-to-Action (CTA) yang Buruk

Apakah pengunjung situs Anda datang, melihat-lihat, lalu pergi begitu saja tanpa melakukan tindakan apa pun? Ini bisa jadi karena kurangnya ajakan tindakan (Call-to-Action / CTA) yang jelas dan menonjol, atau karena CTA yang ada tidak efektif.

Contoh CTA yang baik meliputi “Beli Sekarang,” “Hubungi Kami,” “Daftar Newsletter,” “Unduh E-book Gratis,” atau “Dapatkan Penawaran Spesial.” Jika formulir kontak Anda sulit ditemukan, tidak berfungsi, atau proses checkout terlalu rumit, ini adalah hambatan besar untuk konversi.

Desain ulang situs harus mengintegrasikan CTA yang strategis dan menarik, memastikan pengunjung tahu langkah selanjutnya yang harus mereka ambil, dan mempermudah proses interaksi atau pembelian.

7. Keamanan yang Diragukan atau Tidak Ada HTTPS

Di tengah maraknya serangan siber dan kekhawatiran privasi data, keamanan situs web adalah prioritas mutlak. Jika situs Anda tidak menggunakan HTTPS (yang ditunjukkan dengan ikon gembok di bilah alamat browser dan URL yang dimulai dengan https://), ini adalah alarm merah besar.

Pengguna modern sangat sadar akan keamanan dan akan ragu untuk berbagi informasi pribadi (seperti email, nomor telepon, atau detail pembayaran) di situs yang tidak aman.

Selain itu, Google secara eksplisit memprioritaskan situs dengan HTTPS dalam peringkat pencarian mereka. Situs yang tidak aman tidak hanya berisiko diretas, tetapi juga akan kehilangan kepercayaan pengguna dan posisi di hasil pencarian.

Jika situs web Anda menunjukkan beberapa dari ciri-ciri di atas, jangan tunda lagi! Investasi dalam desain ulang situs web bukan hanya sekadar pengeluaran, melainkan investasi pada masa depan bisnis Anda.

Sebuah situs web yang modern, cepat, responsif, aman, dan mudah digunakan akan meningkatkan kredibilitas, menarik lebih banyak pengunjung, meningkatkan tingkat konversi, dan membantu Anda tetap relevan serta kompetitif di lanskap digital yang terus berubah.

Periksa situs web Anda sekarang dan pertimbangkan langkah selanjutnya untuk memberikan pengalaman online terbaik bagi audiens Anda! Apakah Anda siap membawa situs web Anda ke level berikutnya?